SAMARINDA – Fakultas Kehutanan dan Lingkungan Tropis (FKLT) Universitas Mulawarman melaksanakan kegiatan Pelepasan International Student Exchange Program (ISEP) in Japan 2026 di Ruang Bengkirai FKLT Universitas Mulawarman pada Rabu (17/6/2026). Sebanyak 12 mahasiswa yang berhasil lolos seleksi dari lebih dari 40 pendaftar akan mengikuti program pertukaran mahasiswa di Jepang melalui kerja sama dengan Mie University, Kyoto Prefecture University, dan Kyoto University.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Dekan FKLT Universitas Mulawarman, Prof. Dr. Irawan Wijaya Kusuma, S.Hut., M.P.; Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Mulawarman, Prof. Dr. H. Moh. Bahzar, M.Si.; para wakil dekan di lingkungan FKLT Universitas Mulawarman, dosen pendamping program, tenaga kependidikan, serta mahasiswa peserta International Student Exchange Program (ISEP) in Japan 2026.
Dalam sambutannya, Prof. Dr. Irawan Wijaya Kusuma memperkenalkan 12 mahasiswa peserta program yang telah melalui proses seleksi. Beliau juga menjelaskan bahwa International Student Exchange Program (ISEP) merupakan salah satu bentuk kerja sama internasional Universitas Mulawarman dengan Mie University, Kyoto Prefecture University, dan Kyoto University. Program tersebut turut mendapat dukungan dari Hayashida Group, perusahaan asal Jepang yang bergerak di bidang industri furnitur dan perkayuan. Selain menjalin kerja sama dengan pelaku usaha lokal terkait produk olahan kayu ulin, Hayashida Group juga berperan dalam mendukung terjalinnya hubungan antara Universitas Mulawarman dan perguruan tinggi mitra di Jepang sehingga program pertukaran mahasiswa dapat terlaksana secara berkelanjutan.
Prosesi pelepasan peserta secara resmi dilakukan oleh Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Mulawarman, Prof. Dr. H. Moh. Bahzar, M.Si. Dalam arahannya, beliau mengingatkan para peserta untuk senantiasa membawa dan menggaungkan visi serta misi Universitas Mulawarman selama mengikuti kegiatan di luar negeri. Selain itu, para mahasiswa juga diharapkan mampu menjaga sopan santun, adab, dan etika sebagai representasi Universitas Mulawarman sekaligus bangsa Indonesia, serta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menimba ilmu dan pengalaman sebanyak-banyaknya.
Pada kesempatan yang sama, Prof. Bahzar turut menitipkan cendera mata berupa topi khas Dayak Kenyah sebagai bentuk pengenalan budaya Kalimantan Timur kepada mitra di Jepang. Beliau juga menyampaikan harapan agar program internasional seperti ini dapat terus berkembang dan menjadi inspirasi bagi fakultas lain di lingkungan Universitas Mulawarman untuk memperluas jejaring kerja sama internasional.
Selain mengikuti kegiatan akademik dan pertukaran budaya di Jepang, para peserta juga dijadwalkan terlibat dalam agenda penanaman pohon ulin di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) sebagai bentuk kontribusi terhadap pelestarian lingkungan serta dukungan terhadap pembangunan berkelanjutan.
Kegiatan dilanjutkan dengan prosesi simbolik penyematan almamater kepada perwakilan peserta. Dalam kesempatan tersebut, Muhammad Afif Sekedang, S.Hut., mewakili seluruh peserta menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh fakultas dan universitas. Ia menegaskan bahwa program pertukaran mahasiswa ini tidak hanya menjadi sarana pertukaran budaya, tetapi juga kesempatan berharga untuk memperluas wawasan akademik, mempelajari pengelolaan kehutanan dalam lingkup internasional, serta membangun jejaring yang bermanfaat bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan kerja sama di masa depan.
Afif juga menyampaikan komitmen seluruh peserta untuk menjaga nama baik Universitas Mulawarman dan Fakultas Kehutanan dan Lingkungan Tropis selama mengikuti program. Melalui pengalaman yang diperoleh, para peserta diharapkan dapat kembali dengan membawa pengetahuan, pengalaman, dan inspirasi yang dapat dibagikan kepada sivitas akademika serta berkontribusi bagi pengembangan kehutanan dan lingkungan di Indonesia.
Kegiatan pelepasan berlangsung dengan lancar dan penuh antusiasme. Melalui program ini, diharapkan para peserta dapat menjadi duta Universitas Mulawarman yang mampu memperkuat hubungan akademik internasional, memperluas wawasan global, serta membawa manfaat bagi pengembangan sektor kehutanan dan lingkungan di masa mendatang. ?????????????????????
Oleh Afriansya dan Bonita



