Lab. Pengeringan dan Pengawetan Kayu

Peralatan-peralatan yang tersedia di Laboratorum diantaranya:

  1. Digital Analytic Balance
  2. Oven Digital
  3. Desikator
  4. Kaliper (Manual & Digital)
  5. Moisture Meter
  6. Komputer dan Printer
  7. Gelas Piala dan Gelas Ukur



Ketentuan mengenai biaya penelitian

  • Biaya penelitian sejauh ini yang dikeluarkan hanya sebatas untuk penggantian biaya penggunaan bahan penelitian (seperti bahan pengawet) dan biaya pemeliharaan sarana prasarana yang ada di laboratorium . Besarnya biaya penggantian bahan pengawet tergantung dari jenis bahan pengawet yang digunakan dan jumlah pemakaian. Sedangkan besarnya biaya pemeliharaan adalah Rp. 50.000,- per mahasiswa
  • Tidak ada biaya jasa pengerjaan sampel penelitian karena biasanya penelitian dikerjakan sendiri oleh mahasiswa.



Tema-tema Penelitian di Laboratorium Pengeringan dan Pengawetan Kayu


Pengeringan Kayu

  • Pengaruh proses pengeringan terhadap cacat-cacat kayu
  • Pengaruh perlakuan ujung terhadap cacat akibat proses pengeringan
  • Pengaruh ukuran stik, kadar air kayu awal, kadar air akhir yang diinginkan, jenis kayu yang dikeringkan, dimensi kayu, kipas angin (sirkulasi udara) terhadap Kecepatan Pengeringan Jenis Kayu Dipterocarpaceae/HTI/Fast Growing Species/Lesser Known Species
  • Pengaruh Pengeringan Campuran Beberapa Jenis Kayu terhadap Kehadiran Cacat Setelah Pengeringan dengan Metode Kiln Drying
  • Pengaruh Kecepatan dan Metode Pengeringan Vinir Kayu Lapis terhadap Kadar Air Akhir dan Kehadiran Cacat



Pengawetan Kayu

  • Pengaruh Proses Pengawetan (khususnya Metode Vakum Tekan) terhadap Retensi dan Penetrasi serta Mortalitas/Kehilangan Berat Serangan Jamur serta Rayap Kayu/Tanah
  • Pemanfaatan Ekstrak Kayu Ulin (Eusideroxylon zwageri) yang Diekstrak dengan Berbagai Macam Perlakuan sebagai Bahan Pengawet Alami yang Diaplikasikan pada Kayu Terap/Karet (Jenis Kayu Lain yang Berkelas Awet III-V) dengan Pengawetan Rendaman Dingin/Pencelupan/Pemulasan/Vakum Tekan (Sel Penuh dan Sel Kosong) terhadap Retensi, Penetrasi dan Mortalitas Rayap/Kehilangan Berat Kayu
  • Pemanfaatan Ekstrak Kayu Rengas (Gluta rengas) yang Diekstrak dengan Berbagai Macam Perlakuan sebagai Bahan Pengawet Alami yang Diaplikasikan pada Kayu Terap/Karet (Jenis Kayu Lain yang Berkelas Awet III-V) dengan Pengawetan Rendaman Dingin/Pencelupan/Pemulasan/Vakum Tekan (Sel Penuh dan Sel Kosong) terhadap Retensi, Penetrasi dan Mortalitas Rayap/Kehilangan Berat Kayu
  • Pengaruh Perlakuan Pengawetan terhadap Kualitas Kayu Lamina dari Jenis Kayu Dipterocarpaceae/HTI/Past Growing Species/Lesser Known Species
  • Berbagai Metode Pengawetan dengan Bahan Pengawet Tahan Api Jenis Kayu Dipterocarpaceae/HTI/Fast Growing Species/Lesser Known Species terhadap Retensi, Penetrasi dan Kehilangan Berat serta Waktu Penyalaan Api (Ignition Time)